Lompat ke isi utama

Berita

Tantangan Berat Pemilu: Dari Data Ganda Hingga Pemilih Meninggal

Anggota Bawaslu Kota Palu, Wardiyanto, didampingi Kasubag P3S bersama staf, melaksanakan giat konsolidasi isu demokrasi di Kantor Kecamatan Tatanga. Kegiatan ini diterima langsung oleh Camat Tatanga, Mohammad Yusuf, Selasa (5/5/2026).

Anggota Bawaslu Kota Palu, Wardiyanto (kiri) saat bertemu Camat Tatanga, Mohammad Yusuf (kanan) di Kantor Kecamatan Tatanga, Selasa (5/5/2026).

PALU, Bawaslu Kota Palu - Anggota Bawaslu Kota Palu, Wardiyanto, didampingi Kasubag P3S bersama staf, melaksanakan giat konsolidasi isu demokrasi di Kantor Kecamatan Tatanga. Kegiatan ini diterima langsung oleh Camat Tatanga, Mohammad Yusuf, Selasa (5/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, antara lain adanya wacana penambahan jumlah daerah pemilihan (Dapil) di Kota Palu serta persoalan kepemiluan di Kecamatan Tatanga. Wardiyanto juga menyoroti kendala utama terkait data kependudukan, di mana banyak warga enggan melakukan perubahan data karena dianggap tidak mendesak. Faktor lain yang memengaruhi adalah kekhawatiran kehilangan bantuan sosial atau terhambatnya zonasi sekolah jika berpindah alamat KTP.

“Kami di Bawaslu Kota Palu selalu membuka ruang pelaporan bagi masyarakat yang terkendala hak pilih. Setiap masalah terkait data kependudukan maupun daftar pemilih akan kami sampaikan ke pihak terkait seperti KPU Kota Palu dan Dukcapil Kota Palu agar hak demokrasi warga di Kota Palu tetap terjamin.” terang Wardi.

Selain itu, masih ditemukan kasus warga yang tercatat sebagai pemilih meski telah meninggal, maupun sebaliknya, warga yang masih hidup namun tercatat dengan akta kematian.

Camat Tatanga, Mohammad Yusuf, menyambut baik konsolidasi yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Palu ini. Menurutnya konsolidasi yang dilakukan Bawaslu Kota Palu tersebut sangat perlu dilakukan untuk menyatukan pemahaman regulasi kepemiluan pada pemerintah di tinggkat kecamatan.

"kami berharap adanya koordinasi yang kuat agar dapat membantu mengatasi kendala di lapangan, terutama soal data kependudukan yang sering menjadi masalah saat pemilu,” Ujar Yusuf.

Penulis/Foto: Ali
Editor: Abd. Rahim