Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Palu Gandeng FISIP Unismuh Palu Perkuat Pengawasan Partisipatif

Bawaslu Kota Palu Gandeng FISIP Unismuh Palu Perkuat Pengawasan Partisipatif

Anggota Bawaslu Kota Palu Ferdiansyah (Kiri)  berdiskusi dengan Dekan FISIP Unismuh Palu saat melakukan audiensi permintaan peserta program Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P), Senin (27/04/2026) Foto: AM.

Bawaslu Kota Palu Gandeng FISIP Unismuh Palu Perkuat Pengawasan Partisipatif

 

PALU, Bawaslu Kota Palu – Bawaslu Kota Palu terus mendorong penguatan pengawasan partisipatif dengan menggandeng Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu melalui audiensi yang digelar pada Senin (27/4/2026).

Audiensi tersebut dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kota Palu, Ferdiansyah, sebagai bagian dari upaya konsolidasi demokrasi sekaligus memperluas keterlibatan publik, khususnya kalangan akademisi dan generasi muda, dalam pengawasan Pemilu.

Dalam pertemuan itu, Bawaslu Kota Palu turut menyampaikan undangan kepada FISIP Unismuh Palu untuk berpartisipasi dalam Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026. Program ini direncanakan berlangsung secara daring pada 12 Mei 2026 dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Koordinator divisi pencegahan, partisipasi masyarakat dan humas itu menegaskan  keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pengawasan pemilu yang partisipatif.

“saat ini berbagai upaya kami untuk mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam pengawasan partisipatif. Apalagi dengan adanya Program P2P. Ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus kontribusi nyata generasi muda dalam menjaga integritas Pemilu” ujarnya.

Ia menambahkan, Program P2P merupakan salah satu strategi Bawaslu dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pengawasan pemilu yang mandiri, berintegritas, dan berkelanjutan.

“Pemilu mendatang generasi yang saat ini disebut Alpha itu akan menjadi pemilih pemula, kesadaran akan pentingnya mengawasi Pemilu perlu ditanamkan sedari dini. Dan program P2P ini nantinya banyak mengajarkan semua tentang pengetahuan pengawasan Pemilu dan ditanamkan sikap mandiri dan beritegritas sebagai pemilih yang cerdas” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Dekan FISIP Unismuh Palu menyambut baik inisiatif yang ditawarkan Bawaslu Kota Palu. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk mengirimkan perwakilan mahasiswa terbaik guna mengikuti program tersebut.

“Kami menyambut baik program ini dan siap berpartisipasi dengan mengirimkan mahasiswa terbaik. Ini menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses demokrasi,” ungkapnya.

Pendidikan Pengawasan Partisipatif atau P2P merupakan program nasional unggulan milik Bawaslu Republik Indonesia yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat secara aktif dalam mengawasi setiap tahapan Pemilu. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman politik, mencegah pelanggaran, dan memperkuat demokrasi melalui partisipasi aktif warga. Tahun ini akan kembali dilaksanakan program tersebut segera.

Penulis/Foto: AM
Editor: Rahim